MINAT BACA SISWA SMP KABUPATEN SERANG (Survey Pada SMP Negeri 1 Binuang Kecamatan Binuang Kabupaten Serang 2019)

MINAT BACA SISWA SMP KABUPATEN SERANG  (Survey Pada SMP Negeri 1 Binuang Kecamatan Binuang Kabupaten Serang 2019)

MINAT BACA SISWA SMP KABUPATEN SERANG

(Survey Pada SMP Negeri 1 Binuang Kecamatan Binuang Kabupaten Serang 2019)


Oleh Jamridafrizal.

Abstrak

Laporan dari berbagai media bahwa minat baca siswa Indonesia khususnya di Banten tergolong rendah. Namun penulis belum menemukan penelitian minat baca siswa di kabupaten Serang, khususnya siswa kelas menengah pertama di Kecamatan Binuang. Untuk itu penulis tertarik untuk  melakukan survey sederhana tentang minat baca terhadap 15 orang siswa/i kelas IX di SMP Negeri 1 Binuang. Survey ini memuat 4 pertanyaan yang berkaitan dengan membaca yaitu  1) Apakah anda membaca buku setiap hari? 2) Apakah aktivitas yang lebih anda disukai antara membaca di  perpustakaan saat  jam istirahat/jam kosong atau melakukan aktivitas lain, 3) Apakah anda biasa membaca buku di rumah maupun di sekolah, 4) Apakah aktivitas yang lebih anda sukai antara membaca dengan bermain atau sekedar kumpul dengan teman-temannya.

Hasil survey ini menunjukkan, 3 orang responden sangat sering membaca buku setiap hari dan 10 orang menjawab sering, 2 orang menjawab kadang-kadang. Siswa ke perpustakaan untuk membaca saat jam istirahat atau jam kosong 1 orang menjawab sering, 14 orang menjawab kadang-kadang. Kebiasaan membaca buku baik di rumah maupun di sekolah 1 orang menjawab sangat sering, 6 orang menjawab sering, 7 orang menjawab kadang-kadang, 1 orang men jawaban tidak pernah. Terakhir, memilih untuk membaca atau bermain atau sekedar kumpul dengan teman-temannya 1 orang menjawab sanga sering, 5 orang sering membaca, 9 orang hanya kadang–kadang membaca dari pada bermain atau sekedar kumpul dengan teman-teman nya.

 

A.    Pendahuluan

Membaca adalah salah satu kebutuhan anak didik agar mereka mendapatkan pengetahuan sehingga mereka memiliki pengetahuan yang cukup untuk memecahan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan kehidupan sekolah, terutama mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru di sekolah. Membaca merupakan sebuah jembatan bagi siswa yang berkeinginan meraih kemajuan dan kesuksesan serta merupakan pintu masuk untuk kebiasaaan membaca. Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai bagian dari generasi emas yang diharapkan menjadi tumpuan kemajuan bangsa yang diharapkan memiliki minat baca yang tinggi, ternyata belum bisa memunuhi harapan ini, hal itu terlihat dari Data dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) menunjukkan persentase minat baca anak Indonesia hanya 0,01 persen. Artinya, dari 10.000 anak, hanya satu orang yang senang membaca1, Di Banten sendiri kondisinya juga tidak lebih baik dan masih dikategorikan rendah.

Data yang dilansir oleh UNESCO masih bersifat umum unuk pelajar Indonesia, sedangkan penelitian khusus mengenai minat baca siswa sekolah menengah pertama di kecamatan Binuang, Kabupaten Serang  tidak diperoleh informasi. Hal ini mendorong penulis untuk melakukan survey dengan mengambil sampel kelas IX SMP Negeri 1 Binuang Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang. Survey ini bermaksud untuk mengetahui minat baca siswa/i SMP kelas IX, sehingga masyarakat pendidikan dan peneliti bidang minat baca dapat mengetahui secara faktual tentang minat baca di Sekolah Menengah Pertama yang dijadikan sampel.

B.     Pembahasam

Membaca adalah salah satu proses yang sangat penting untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan. Tanpa bisa membaca, manusia dapat dikatakan tidak bisa hidup di zaman sekarang ini karena hidup manusia sangat bergantung pada ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Dan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan itu, salah satunya dengan cara membaca2. Membaca meliput faktor psikologis yang disebut dengan minat.  Minat merupakan suatu keadaan di mana seseorang mempunyai perhatian terhadap sesuatu dan disertai keinginan untuk mengetahui dan mempelajari maupun membuktikannya lebih lanjut. Minat timbul karena adanya perhatian yang mendalam terhadap suatu obyek, di mana perhatian tersebut menimbulkan keinginan untuk mengetahui, mempelajari, serta membuktikan lebih lanjut. Hal itu menunjukkan, bahwa dalam minat di samping perhatian juga terkandung suatu usaha untuk mendapatkan sesuatu dari obyek minat tersebut3. Membaca sebagai sebuah minat adalah keinginan yang kuat disertai usaha-usaha seseorang untuk membaca. Orang yang mempunyai minat membaca yang kuat akan diwujudkan dalam kesediaannya untuk mendapat bahan bacaan dan kemudian membacanya atas kesadarannya sendiri.4 Minat membaca diartikan juga sebagai suatu perhatian yang kuat dan mendalam disertai dengan perasaan senang terhadap kegiatan membaca sehingga mengarahkan seseorang untuk membaca sesuai dengan kemauannya, dan minat membaca dapat ditandai adanya: kesenangan membaca, kesadaran akan manfaat bacaan, frekuensi membaca, dan jumlah buku bacaan yang pemah dibaca.5 Orang yang mempunyai minat baca yang baik umumnya akan berusaha melahap aneka bacaan atau bacaannya akan sangat variatif. Mereka bukan hanya akan membaca jenis-jenis bacaan yang ada hubungan langsung dengan pekerjaan atau profesi dirinya saja, tetapi juga akan membaca jenis-jenis bacaan lain.

Masalah minat baca sampai saat ini masih menjadi tema yang cukup aktual. Tema ini sering dijadikan topik pertemuan ilmiah dan diskusi oleh para pemerhati dan para pakar yang peduli terhadap perkembangan minat baca di Indonesia. Namun pertemuan-pertemuan ilmiah tersebut belum memberikan suatu rekomendasi yang tepat bagi perkembangan yang signifikan terhadap minat baca masyarakat. Permasalahan yang dirasakan oleh bangsa Indonesia sampai saat ini adalah adanya data berdasarkan temuan penelitian dan pengamatan yang menunjukkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia relatif masih sangat rendah. Ada beberapa indikator yang dapat yang dapat dijadikan sebagai parameter untuk mengetahui apakah seseorang telah memiliki minat baca yang  tinggi atau masih rendah yaitu 1) frekuensi dan kuantitas membaca 2) kuantitas sumber bacaan. 6

Dalam artikel ini penulis hanya membahas poin pertama pada bagian frekuensi membaca yaitu frekuensi (keseringan) dan waktu yang digunakan oleh seseorang untuk membaca. Orang yang telah memiliki minat baca yang tinggi umumnya frekuensi membacanya pun sangat tinggi dan waktu yang dipergunakannya pun akan lebih banyak pula.

Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah penelitian survei deskriptif (descriptive survey) yaitu dengan mendeskriptifkan kondisi atau sikap yang ada saat ini.7 Teknik yang digunakan dalam memilih sampel yaitu purposive sampling yakni pengambilan sampel non-probabilitas di mana keputusan mengenai individu yang akan dimasukkan dalam sampel diambil oleh peneliti, berdasarkan berbagai kriteria yang dapat mencakup pengetahuan spesialis tentang masalah penelitian, atau kapasitas dan kemauan untuk berpartisipasi dalam penelitian.8 Responden dalam tulisan ini kelas IX SMP Negeri 1 Binuang yang berjumlah  15 orang siswa yang terdiri dari 7 orang siswa laki-laki dan 8 orang siswi perempuan.

 

C. Hasil Survey minat baca

1.  Minat baca siswa

Hasil respon siswa laki-laki berkaitan membaca buku setiap hari. 1 dari 7 (14%) siswa sangat sering membaca setiap hari, sedangkan 4 (57%) siswa membaca setiap hari dengan jawaban sering, dan sisanya 2 (29%) siswa menjawab  kadang-kadang.

Kemudian mengenai pertanyaan tentang aktivitas apa yang lebih disukai antara membaca di  perpustakaan saat  jam istirahat/jam kosong atau melakukan aktivitas lain. 7 siswa tak satupun yang menjawab sangat sering. 1 (14%) siswa menjawab sering, sedangkan 6 (86%) siswa lainnya hanya kadang-kadang meluangkan waktunya untuk membaca di perpustakaan. Selanjutnya pertanyaan tentang kebiasaan membaca buku baik di rumah maupun di sekolah. 4 (57%) dari 7 siswa memilih sering terbiasa membaca buku baik di rumah maupun di sekolah dan sisanya yakni 3 (43%) siswa menjawab kadang-kadang.

Terakhir berkaitan dengan aktivitas yang lebih disukai siswa antara membaca dengan bermain atau sekedar kumpul dengan teman-temannya. 5 dari 7 siswa sering memilih membaca dari pada bermain atau berkumpul dengan teman-temannya, sisanya 2 orang siswa menjawab kadang-kadang memilih membaca dari pada berkumpul dengan teman-temannya.

 

2.Minat baca siswi

Pertama mengenai respon siswi  yang berkaitan dengan membaca buku setiap hari, ditemukan hanya 2 (25%)  siswi yang sangat sering melakukan aktivitas membaca setiap hari dan 6 (75% ) siswi lainnya melakukan aktivitas membaca dengan jawaban sering.

Untuk pertanyaan yang berkaitan dengan aktivitas yang lebih disukai ntara membaca di  perpustakaan saat  jam istirahat/jam kosong atau melakukan aktivitas lain didapatkan respon seluruh siswi (100%) hanya menjawab kadang-kadang.

Kemudian Pertanyaan  mengenai  kebiasaan membaca buku baik itu di rumah maupun di sekolah, hasil survey menunjukan dari 8 siswi yang  sangat sering terbiasa membaca buku baik itu di rumah maupun di sekolah hanya di jawab oleh 1 orang siswi,  2 orang siswi menjawab sering, kebanyakan dari mereka yakni 4 orang siswi memilih kadang-kadang, lalu sisanya  1 orang siswi menjawab tidak pernah terbiasa membaca baik itu dirumah maupun disekolah

Poin terakhir berkaitan dengan aktivitas yang lebih disukai siswi ntara membaca dengan bermain atau sekedar kumpul dengan teman-temannya. 7 dari 8 siswi memilih kadang-kadang memilih membaca dari pada bermain atau berkumpul dengan teman-temannya, sisanya 1 orang siswi menjawab sangat sering memilih membaca dari pada berkumpul dengan teman-temannya.

 

3.Perbandingan minat baca siswa dan siswi

Dari 15 responden 2 siswi  melakukan aktivitas membaca setiap hari sedangkan siswa hanya 1 orang, 4 siswa menjawab sering dan 6 siswa, 2  orang siswa menjawab kadang-kadang.

Pilihan dalam membaca di perpustakaan di jam istirahat atau jam kosong lowong, ternyata tidak satupun siswa yang menjawab sangat sering, sedangkan 1 siswa menjawab sering, sementara perempuan tidak memberikan jawaban, 6 orang siswa menjawab kadang –kadang, dan semua siswi memberikan jawaban sama artinya semua siswi hanya kadang-kadang membaca

Kebiasaan membaca buku di rumah maupun di sekolah 1 siswi  menjawab sangat sering disisi lain tak ada siswa yang mnejawab, 4 orang siswa menjawab sering sementara siswi hanya 2 orang, 4 siswi menjawab kadang-kadang,jawabn yang sama hanya diberikan 3 siswa, namun 1 orang siswi tak pernah membaca

Pilihan  membaca daripada bermain atau sekedar kumpul dengan teman-teman dilakukan oleh 1 siswi sangat sering, sementar tak satupun siswa yang menjawab, tapi 5 siswa menjawab sering, sementara siswi tak satupun menjawab, tujuh siswi menjawab kadang dan 2 siswa memberikan jawaban yang sama.

D.    Kesimpulan

Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa, aktivitas membaca buku setiap hari paling banyak dilakukan oleh siswi. Namun, untuk aktivitas membaca baik di perpustakaan ataupun jam kosong ternyata lebih banyak dilakukan oleh siswa. Hasil survey juga menunjukan bahwa siswa lah yang paling banyak terbiasa membaca buku baik di rumah maupun di sekolah. Berkaitan dengan pilihan antara membaca dan bermain atau berkumpul dengan teman-temannya, hasilnya menunjukan bahwa siswi lebih banyak memilih membaca dari pada siswa.

 Catatan kaki

[1] https://lifestyle.kompas.com/read/2017/06/22/17223781/minat.baca.anak.rendah.perlu.terobosan.baru.

2 https://www.kabar-banten.com/minat-baca-masih-rendah-tatu-peran-orangtua-harus-ditingkatkan

3 Olivia, Femi. Tools For Study Skills Teknik Ujian Efektif. Elex Media Komputindo, 2013.hal.3

4 Darmadi, H. "Pengembangan model dan metode pembelajaran dalam dinamika belajar siswa." Yogyakarta: Deepublish (2017).hal.307

5 Sudarsana, Undang. "Pembinaan Minat Baca." (2014): 1-49.

6 Bangsawan, irwan p. Ratu. Minat baca siswa. Dinas pendidikan, pemuda, olahraga, dan pariwisata kabupaten banyuasin, 2018.hal.63

7 Morrisan, M. A. Metode Penelitian Survei. Kencana, 2012.hal.166

8 Jupp, Victor. The Sage dictionary of social research methods. Sage, 2006.hal.244

 

 Daftar Pustaka

H, Darmadi "Pengembangan model dan metode pembelajaran dalam dinamika belajar siswa." Yogyakarta: Deepublish (2017)

Irwan,Bangsawan, p. Ratu. Minat baca siswa. Dinas pendidikan, pemuda, olahraga, dan pariwisata kabupaten banyuasin, 2018

Kristina,Nora "minat membaca siswa kelas viii c smp katolik santo paulus palu." bahasa dan sastra 5.4 (2020).

Undang, Sudarsana "Pembinaan Minat Baca." (2014)

Victor, Jupp The Sage dictionary of social research methods. Sage, 2006.

https://lifestyle.kompas.com/read/2017/06/22/17223781/minat.baca.anak.rendah.perlu.terobosan.baru

https://www.kabar-banten.com/minat-baca-masih-rendah-tatu-peran-orangtua-harus-ditingkatkan

Share :