BELAJAR EFEKTIF SELAMA KULIAH/KELAS ONLINE

BELAJAR EFEKTIF SELAMA KULIAH/KELAS ONLINE

BELAJAR EFEKTIF SELAMA KULIAH/KELAS ONLINE


Oleh Hadijah, S.Pd.I*


Selama masa pandemic Covid-19 ini mengharuskan kita untuk mengerjakan segala sesuatunya serba online salah satunya sistem pembelajaran. Menteri Pendidikan Nadiem Makarim mengeluarkan kebijakan bahwa seluruh siswa/siswi di Indonesia melakukan pembelajaran di rumah sejak bulan Maret hingga waktu yang belum dapat ditentukan. Situasi Covid-19 yang diprediksikan masih terus berlanjut, membuat pembelajaran online terpaksa dilakukan dalam waktu yang cukup lama, sehingga banyak keluhan muncul. Bukan hanya keluhan mengenai signal, gadget atau fasilitas yang belum memadai tetapi juga karena pembelajaran online ini tidak mampu memberikan hasil yang baik bagi proses pembelajaran. Salah satu penyebabnya adalah metode yang kurang tepat dalam menjalani pembelajaran online.

Sebelum kita bahas tips belajar efektif selama kuliah/kelas online, kita bahas terlebih dahulu The STIC Framework yang dipopulerkan oleh Ali Abdaal, seorang dokter lulusan Cambridge University.

The STIC Framework adalah sebuah metode yang membantu kita untuk mencapai tujuan belajar dengan cara semudah mungkin. Pertama-tama kita samakan persepsi tentang tujuan belajar kita. Apa tujuan dari belajar? Yaitu untuk mendapatkan informasi baru dengan cara yang paling efektif, efisien, dan menyenangkan. Nah, bagaimana cara kita mempelajari informasi baru dengan efektif dan efisien?

Ada 4 komponen dari The STIC Framework yaitu Spacing, Testing, Interleaving, dan Categorizing. Semua komponen ini akan membantu kita untuk belajar dengan lebih mudah. Urutan kejadian sebenarnya adalah Testing, Spacing, Categorizing dan Interleaving. Tetapi karena susah diingat, jadi urutan akronimnya diubah menjadi S-T-I-C.

1.      Testing. Sebelum mulai belajar materi baru, coba lakukan “pre-test” untuk diri sendiri. Dan setelah belajar materinya, jangan lupa lakukan “post-test” dengan latihan soal juga. Penelitian membuktikan bahwa semakin banyak kita nge-test diri sendiri, semakin mudah kita ingat sesuatu. That is called the hypercorrection effect.

2.      Spacing. “lebih gampang mengingat materi yang diulang setiap minggu selama 2 bulan daripada setiap hari selama seminggu” Maksudnya lebih baik kita tidak belajar sesuatu yang sama secara berturut-turut. Jika ingin review materi, beri jeda ditengah-tengahnya untuk belajar materi lain atau istirahat.

3.      Categorizing. Kalau kita belajar banyak informasi sekaligus, lebih mudah untuk mengelompokkan informasi tersebut. Contoh, kita mengelompokkan enzim pencernaan berdasarkan fungsi, atau mengelompokkan senyawa kimia berdasarkan keasamannya, dan lain-lain.

4.      Interleaving. Setelah benar-benar memahami materinya, saatnya interleaving. Caranya adalah dengan mengerjakan kumpulan soal yang memuat berbagai materi yang sudah kita pelajari.

Setelah kita membahas cara belajar efektif  The STIC Framework, selanjutnya kita akan bahas tips belajar efektif saat kuliah/kelas online.

1.      Niatkan terlebih dahulu

Ini terdengar klise dan sepele, tapi dari niat ini akan mendorong kita supaya tetap semangat. Buat hasil untuk diri sendiri. Contoh nilai Bahasa Indonesia lebih dari 90 atau hasil yang dapat memicu semangat belajar. Jika niat itu sudah tertanam didalam benak, maka akan muncul tekad. Kalau bisa,  tulis hasil dikertas, tempel di tembok kamar, atau di pasang di wallpaper gawai/desktop laptop. Sertai kata penyemangat untuk diri sendiri. Misal “You can do it” atau “Semangat!”. Saat mulai terlena di zona nyaman atau down, ingat lagi hasil yang ingin dicapai

2.      Buat “To do list” dan “Tasks list” harian

Hal tersebut berguna untuk mengatur waktu agar apa yang akan kita lakukan dan apa yang harus dikerjakan menjadi terorganisir dengan baik. “To do list” bisa berisi jadwal pelajaran atau kegiatan harian yang bersangkutan dengan belajar. Sedangkan “Tasks list” berisi daftar-daftar tugas yang diberikan pengajar. Baik tugas individu, kelompok, tugas terstruktur/tidak terstruktur, semuanya di daftar dan atur pengingat deadline minimal 3 hari sebelum tugas harus diserahkan. Urutkan tugas berdasarkan skala prioritas.

3.      Save dan baca bahan materi

Bahan materi yang diberikan pengajar baik power point (ppt), video, word, pdf atau apapun itu tidak boleh hanya dianggurkan. Simpan di perangkat gawai, dibaca/ditonton dan difahami. Walaupun terkadang kita malas, usahakan minimal dibaca dan ditonton sebagai bentuk menghargai pengajar.

4.      Kerjakan tugas tepat waktu, jangan ditunda-tunda

Ini sangat sulit dilakukan, karna kebanyakan orang khususnya orang Indonesia lebih suka mengerjakan saat terakhir alias deadline atau mepet. Tapi karena saat belajar online kita punya banyak waktu senggang, usahakan segera kerjakan tugas sesaat setelah tugas tersebut diberikan oleh pengajar. Kerjakan mulai dari yang paling mudah dulu dan yang deadlinenya paling cepat, supaya tidak keteteran. Percaya deh kalau tugasnya langsung dikerjain, beban terasa ringan meskipun tugasnya banyak. Karena istilahnya kita mencicil tugas. Dan jangan ditunda sampai numpuk.

5.      Review materi dan buat catatan ringkasan materi

Bahan materi yang udah dibaca, alangkah baiknya direview saat senggang. Kalau masih belum nempel di otak, buat catatan ringkasan materi dengan tulis tangan. Ini akan membantu proses belajar karena membaca sekaligus menulis. Dengan cara ini kita lebih mudah mengingat materi yang dipelajari. Tidak perlu buat catatan menarik warna-warni, minimal catatan itu mudah difahami dan diingat oleh diri sendiri.

6.      Aktif saat pembelajaran online

Yang biasanya malu-malu kalau belajar tatap muka, usahakan aktif di pembelajaran online ya. Aktif bertanya, merespon, dan menjawab pertanyaan. Ada pengajar yang diam-diam menilai keaktifan kamu saat belajar online. Jangan Cuma isi absen.

7.      Rajin berdiskusi dengan teman

Kalau belajar online kadang pengajar memberi penjelasan materi terbatas kan? Kalau masih belum faham, coba diskusi dengan teman sekelas. Kalau malu tanya ke pengajar, biasanya berdiskusi dengan teman lebih efektif dan nyaman.

8.      Manfaatkan teknologi dengan baik

Di era digital ini, belajar tidak perlu ribet, mengerjakan tugas tidaklah sulit. Manfaatkan teknologi internet dengan sebaik-baiknya. Biasanya jawaban dari pertanyaan tak terjawab bisa didapatkan di internet. Tapi meskipun teknologi sudah canggih apa saja bisa browsing, jangan sampai kita ketergantungan. Kalau memang masih bisa dikerjakan dengan kemampuan sendiri dan ada referensi dari buku atau bahan materi, gunakan dulu yang ada.

That’s it! Itu saja 8 tips belajar efektif saat kuliah/kelas online dan penjelasan mengenai cara belajar efektif The STIC Framework yang dipopulerkan Ali Abdaal. Semoga bermanfaat dan stay safe everyone!

*Penulis adalah Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kab. Pandeglang


Share :