Literasi Al-Qur’an di bulan Ramadhan

Literasi Al-Qur’an di bulan Ramadhan

Literasi Al-Qur’an di bulan Ramadhan

Oleh : Asep Awaludin*

Bacalah Alquran, karena ia akan datang pada hari Kiamat sebagai pemberi syafaat kepada para ahlinya.” (HR. Muslim)

Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia dan banyak berkahnya dan setiap muslim pasti sudah mengetahui bahwa bulan Ramadhan adalah bulannya Al-Qur’an. Membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan memiliki keistimewaan tersendiri, dibanding bulan-bulan yang lain. Namun, terkadang bagi sebagian orang dengan aktifitas harian yang begitu padat cenderung jarang membaca Al-Qur’an. Terlebih jika sudah merasa begitu dilelahkan oleh pekerjaan, efeknya Al-Qur’an pun seringkali hanya dijadikan hiasan sekaligus pajangan dalam lemari atau rak-rak buku, hingga debu-debu pun menempel dan menyelimuti kitab suci tersebut karena tak pernah disentuh oleh penghuni rumah.

Begitulah tabiat sebagian besar orang yang hidup di zaman modern seperti ini. Aktivitas membaca Al-Qur’an justru tergantikan oleh berbagai kegiatan lain yang cenderung kurang bermanfaat. Misalnya saja, televisi menjadi tontonan wajib dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih, ponsel menjadi barang yang wajib digenggam dan dibaca setiap harinya sedangkan Alquran hanya dibuka dan dibahas saat pengajian saja.

Al-Qur’an sudah pasti bisa menjadi suatu barang yang asing apabila berada di rumah orang-orang yang enggan membacanya. Al-Qur’an sendiri memiliki keberkahan yang begitu luar biasa jika sering dibaca dan dipahami. Menurut Ahmad Ri’fai Rif’an AL-Qur’an merupakan panduan hidup bagi umat Islam di seluruh dunia. Lalu memangnya apa saja keberkahan yang didapat dari membaca Alquran?

Dilansir dari buku Me+God = Enough karya Ahmad Ri’fai Rif’an, Al-Qur’an tak hanya menjadi pedoman menuju jalan yang lurus. Namun juga menjadi cahaya hati, meringankan masalah dan memberi syafaat di hari kiamat. Beberapa alasan lain yang dikemukakan dalam buku tersebut adalah : Pertama, Al-Qur’an dapat menjadi cahaya hati dengan menjadikannya sebagai panduan dalam hidup. Bahkan rumah yang di dalamnya dibacakan Al-Qur’an akan dikaruniakan cahaya atas rumah tangganya. Sebagaimana Rasulullah SAW berfirman, “Hendaklah kamu beri cahaya rumah tanggamu dengan salat dan dengan membaca Al-Qur’an.” (HR. Baihaqi).

Kedua, Al-Qur’an dapat meringankan masalah yang menimpa hidup seseorang. Saat sedih, membaca Al-Qur’an dan memahami maknanya akan merontokkan segala masalah yang bersarang dalam hati. Sebab Allah berjanji dalam Al-Qur’an dengan berfirman, “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Ali-Imran: 26). Senada dengan hal tersebut, sebuah penelitian pun menyebutkan bahwa Alquran memiliki banyak efek psikologis pada orang yang membacanya. Bahkan Alquran memiliki banyak efek positif terhadap kesehatan seperti menstabilkan tekanan darah, detak jantung, dan meredakan stress.

Lalu yang ketiga, Rifa’i dalam bukunya menyebutkan bahwa Al-Qur’an akan memberikan syafaat di hari kiamat. Rasulullah SAW bersabda, “Puasa dan Al-Qur’an itu akan memberikan syafaat kepada seorang hamba pada Hari Kiamat nanti. Puasa akan berkata, ‘Tuhanku, aku telah menahannya dari makan dan nafsu syahwat. Karena itu, perkenankan aku untuk memberikan syafaat kepadanya.’ Alquran pun berkata, ‘Aku telah melarangnya dari tidur pada malam hari. Karena itu, perkenankan aku memberi syafaat kepadanya.’ Lalu syafaat keduanya diperkenankan.” (HR. Ahmad, Al-Hakim, dan Ath-Thabrani)

Selain itu faedah membaca Al-Qur’an menurut Syaikh Ibnu ‘Utsaimin keindahan didalam Al-Qur’an juga mempunyai Manfaat sebagai berikut :

1. Agar selamat duniat dan akhirat. Rajin membaca Alquran dengan hati yang ikhlas dapat menyelamatkan dirinya dari kejahatan yang terlihat dan tidak terlihat dan kesengsaraan selama didunia dan akhirat, semua itu tewrwujud karena Allah SWT melindunginya. Baginda Rasullulah bersabda bahwa :“Ibadah yang paling berkah dan istimewa adalah membaca dan mempelajari alquran serta mengamalkannnya dalam kehidupan sehari hari bahkan pada tiap satu ayatnya yang telah dibaca mengandung 10 kebaikan dan ajaran kebenaran didalamnya.“

​2. Sebagai penyembuh penyakit pada tubuh. Bagi seseorang yang rajin dan membiasakan diri untuk membaca Alquran maka Allah SWT akan melindunginya dari segala penyakit. Seperti  hadits yang menyatakan bahwa : ” Hendaknya kamu menggunakan jenis obat obatan seperti madu dan membaca alquran (HR. Ma’ud).

3. Memberikan kenikmatan pada kedua orangtua dihari kiamat. Bagi seorang anak yang membiasakan diri membaca Alquransemata mata karena kecintaannya terhadap Allah SWT fdan kediu orangtuanya maka Allah SWT akan melindungi kedua orangtuanya dan memberinya kenikmatan termasuk mahkota pada kepala mereka sebagai tanda keberkahan. Seperti Rasullulah pernah bersabda : “Barang siapa ynag membaca Alquran dan mengamalkannya semata mata karena Allah SWT maka Allah akan memberikan mahkota dikepala kedua orangtuanya dan kenikmatan pada hari kiamat dan akana terlihat lebiuh terang dari pada sinar mayahari sehingga kamu tidak akan menduganya bahwa ganjaran  itu dikarenakan amalan amalan sipembaca Alquran itu.” (HR. Abu daud.)

Demikianlah tiga keberkahan yang diberikan Al-Qur’an kepada para pembacanya. Yaitu sebagai cahaya hati, menyembuhkan penyakit, dan memberikan syafaat di hari kiamat kelak. Oleh karena itu, carilah waktu dan tempat yang sunyi dimana kita dapat berkhalwat menyembah Allah dan membaca kitab suci Al-Qur’an yang penuh berkah. Namun sebelum membaca Al-Qur’an, hendaknya berwudhu terlebih dahulu dan dibaca secara khusyuk. Niscaya jiwa pun akan kembali segar dan pikiran pun lapang.

 

*Penulis adalah Anggota Risma Musholla Nurul Falah Majasari Pandeglang.

Share :

Add New Comment

 Your Comment has been sent successfully. Thank you!   Refresh
Error: Please try again