Pengumuman Pemenang Lomba Film Dokumenter "Banten Membaca"


PENYERAHAN HADIAH

LOMBA FILM DOKUMENTER DAN DISKUSI FILM

 

Serang – pada tanggal 23 November 2017 telah dilangsungkan diskusi film dan penyerahan hadiah lomba film dokumenter dengan tema "banten membaca" yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten dalam acara tersebut kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten dalam hal ini diwakili Kepala Bidang deposit, pengembangan koleksi dan layanan perpustakaan menyapaikan bahwa kepala dinas perpustakaan dan kearsipan provinsi banten sangat mendukung dan memberikan apresiasi yang setinggi – tingginya atas terlaksananya kegiatan lomba film dokumenter ini dan berharap kegiatan yang sangat bermanfaat ini akan menambah koleksi karya rekam di perpustakaan provinsi banten, khususnya khasanah seni dan budaya banten yang nilainya luar biasa bagi peradaban bangsa ini. Kepala dinas perpustakaan dan kearsipan provinsi banten kepada para narasumber, para dewan juri, dan peserta lomba, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sumbangsih dan partisipasinya terhadap perkembangan sinematografi di provinsi banten,  juga mengucapkan selamat kepada para pemenang, dan berpesan agar terus mengasah kemampuan sinematografi yang dimiliki agar banten di masa mendatang memiliki sineas-sineas berbakat dan film berkualitas dalam dunia perfilman

Pada tahun ini, panitia mengangkat tema “Banten Membaca”, hal ini tentu sejalah dengan tugas dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten dalam mengembangkan minat budaya baca. Melalui lomba ini, diharapkan peserta dapat mendokumentasikan budaya baca masyarakat Provinsi Banten, selain itu lomba ini dapat mengungkap sosok-sosok yang turut berjasa dalam mendorong budaya baca melalui aktivitas literasi namun sosok-sosok gigih tersebut tidak terekspos. Tentunya lomba film ini menjadi masukan bagi Pemerintah Provinsi Banten, khususnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten dalam menentukan program dan kegiatannya.

Lomba Film “Banten Membaca” dibuka sejak 20 September 2017, batas akhir penyampaian karya dan persyaratan lainnya pada tanggal 20 November 2017 dengan ketentuan durasi 5-10 menit. Sebelum mengikuti lomba, peserta diwajibkan untuk mengunduh formulir pendaftaran dan persyaratan melalui website www.dpk.bantenprov.go.id. Tahap selanjutnya, peserta mengembalikan formulir dan persyaratan melalui email panitia dan mengunggah karya pada kanal Youtube, sehingga peserta tidak perlu mengirimkan dalam bentuk keping. Hingga batas akhir penyampaian karya, tercatat 38 peserta yang berasal dari Pelajar dan Mahasiswa se-Provinsi Banten yang akan memperebutkan Trophy, Sertifikat dan total hadiah 21 juta rupiah.

Pada tanggal 21 November 2017, bertempat di Ruang Rapat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten, telah dilaksanakan penjurian Lomba Film “Banten Membaca”. Hadir sebagai Juri adalah, Ajie Quinn (Sutradara), Budi Sumarno (Ketua Komunitas Cinta Film Indonesia), Kiky Rizky MP (Aktor), Fatih Zam (Rafe’i Ali Institute), Panji Azis (Istana Belajar Anak Banten).

Dan puncaknya pada hari Kamis, 23 November 2017 bertempat di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten. Pada hari tersebut juga dilaksanakan Diskusi Film yang menghadirkan narasumber Tya Subiakto (Penata Musik), Darwin Mahesa (Kremov) dan IGP Wiranegara (Sutradara Dokumenter), untuk mendiskusikan tengtang film dokumenter sebelum melaksanakan pengumuman pemenang lomba film dokumenter “banten membaca”

Dalam diskusi ini beberapa film dari peserta dibahas oleh para narasumber, baik dari segi alur cerita, sisi teknis seperti sudut pandang kamera mau pun unsur riset. Dalam sesi ini IGP Wiranegara atau yang akrab disapa Mas Wira ini menjelaskan, bahwa unsur terkuat dalam film dokumenter ialah riset. Film dokumenter harus menyampaikan kebenaran tema yang diangkatnya. Sedang Tya Subiakto selaku penata musik menjelaskan, musik memiliki peranan penting dalam menyajikan citarasa sebuah film, terlepas itu untuk kebutuhan film bergenre fiksi mau pun dokumenter.

Sebagai karya kolektif yang menyatukan berbagai disiplin ilmu, memproduksi film tentu membutuhkan crew sebagai tenaga kreatif yang mendukung proses pembuatan film, baik saat pra produksi, produksi dan pasca produksi. Karenanya anggota komintas film dituntut solid dalam proses penggarapan film. Dalam hal ini Darwin Mahesa selaku ketua Kremov Picture, sebuah komunitas film yang cukup eksis di Banten menerangkan, kekompakan dan semangat berkreativitas merupakan kunci utama sebagai modal berkarya.  

Setelah dilakukan diskusi film dengan narasumber-narasumber yang handal dalam bidangnya masing-masing, maka puncaknya pengumuman pemenang yang dibacakan oleh salah satu juri Ajie Quinn (Sutradara) hasilnya adalah :

Juara I                   : Pasukan Cilik (Sapulidi Production);

Juara II                  : Kisah Huruf dan Harap di Sebrang Leuwi Malang (Credoc Cibaliung);

Juara III                 : Angkot Literasi (Sobirin);

Juara Harapan I     : Kuli Maca: Literasi Untuk Negeri (DC Film Production);

Juara Harapan II    : Membumikan Al-Qur’an (Camp Film);

Juara Harapan III   : Jendela Dunia Di Kolong Fly Over (KQC Production).

 

Pemenang mendapatkan Penghargaan diantaranya :

Juara I                          : Rp. 7.500.000,- Plakat dan Sertifikat

Juara II                         : Rp. 5.500.000,- Plakat dan Sertifikat

Juara III                        : Rp. 3.500.000,- Plakat dan Sertifikat

Juara Harapan I           : Rp. 2.000.000,- Plakat dan Sertifikat

Juara Harapan II          : Rp. 1.500.000,- Plakat dan Sertifikat

       Juara Harapan III          : Rp. 1.000.000,- Plakat dan Sertifikat

 


Twitter


perpusda_banten

Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan