Syafrudin Prawiranegara: biografi pemikiran ekonomi Islam Indonesia


"Syafrudin Prawiranegara: biografi pemikiran ekonomi Islam Indonesia"

 

Serang - Jika sebelumnya, perpustakaan mengundang penulis fiksi maka kali ini perpustakaan menghadirkan buku dengan genre Sejarah (biografi). Kamis 19 April 2018, Perpustakaan Provinsi Banten melaksanakan bedah buku "Syafrudin Prawiranegara: biografi pemikiran ekonomi Islam Indonesia", bertempat di Ruang baca dewasa, dihadiri oleh seluruh pemustaka perpustakaan. Bedah buku kali ini dibuka dengan pertunjukan musik, persembahan dari penulis buku, Edi Sudarjat dan Wulan. Edi Sudarjat, seorang peneliti sejarah asal Bogor, buku ini pada awalnya adalah skripsi dari penulis, yang dibimbing oleh Anhar Gonggong, sejarawan senior. Pembedah buku adalah Nurdin Sibaweh, Direktur SDM BIRD (Banten Institute for Regional Development), dan moderator Sad Dian Utomo, Direktur  Riset dan Analis Kebijakan BIRD.

Bedah buku dimulai dengan penjabaran singkat penulis mengenai Syafrudin Prawiranegara dan pemikirannya di bidang ekonom. Syafrudin Prawiranegara adalah putra aseli Banten yang sangat membanggakan tapi sayangnya tidak banyak dikenal orang. Padahal pemikiran ekonomi beliau bahkan diakui oleh Soemitro (bapak ekonomi pembangunan Indonesia). Syafrudin Prawiranegara adalah Presiden kedua Republik Indonesia atau lebih dikenal dengan Ketua PDRI ( Pemerintahan Darurat Republik Indonesia)  saat Bung Karno dan Bung Hatta di tawan oleh Belanda, dan dengan berlapang dada menyerahkan kembali tampu kekuasaan kepada Bung Karno setelah beliau lepas dari tawanan. Penerbitan uang Republik Indoesia adalah salah satu yang diinisiasi oleh beliau, beliau juga sempat menjadi menteri dan Gubernur Bank Indonesia. Syafrudin Prawiranegara kurang dikenal oleh masyarakat karena dikenai hukuman mati perdata oleh pemerintahan orde baru, namun akhirnya mendapakan gelar pahlawan nasional pada tahun 2011 di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Bedah buku berjalan seru setelah ada salah seorang peserta yang menanyakan mengenai pandangan Syafrudin Prawiranegara terhadap Sistem Ekonomi Islam, menurut penulis berdasarkan hasil wawancara dan sumber primer dan sekunder yang diperoleh, Syafrudin Prawiranegara menyatakan bahwa “sistem ekonomi yang terjadi setelah prinsip ekonomi yang menjadi pedoman kerjanya, dipengaruhi dan dibatasi oleh ajaran-ajaran Islam. Atau dengan lain perkataan: pertanyaan mengenai sistem ekonomi Islam adalah pertanyaan tentang pengaruh yang dipancarkan oleh ajaran-ajaran Islam terhadap prinsip ekonomi yang menjadi pedoman bagi setiap kegiatan ekonomi, yang bertujuan menciptakan alat-alat untuk memuaskan berbagai keperluan manusia. Dan perbedaan antara sistem ekonomi Islam dengan sistem ekonomi lainnya bukan dalam masalah  riba dan bunga karena masih terdapat perbedaan pandangan ulama Fiqih mengenai hal ini.” Karena terbatasnya waktu, sesi tanya jawab hanya dibuka satu kali, dengan penanya yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pengusaha, bankir, perwakilan FOSSEI Banten, dan mahasiswa.

Perpustakaan Provinsi Banten mengucapkan terima kasih kepada Edi Sudarjat (penulis), Bapak Nurdin Sibaweh dan Sad Dian Utomo dari Banten Institute for Regional Development (BIRD) yang telah mendukung bedah buku kali ini. Semoga ini menjadi awal perkenalan masyarakat dengan Syafrudin Prawiranegara, dan tokoh-tokoh bangsa asal Banten lainnya. Ayo bangga jadi orang Banten!


Tentang Kami


Statistik Kunjungan