• Sunday, 19 May 2019
  • RAPAT KERJA CENTER OF EXCELLENCE BUDAYA SE - JAWA 2019


    RAPAT KERJA CENTER OF EXCELLENCE BUDAYA SE - JAWA 2019

     

    Serang -

    Serang - Banten untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah penyelenggaraaan kegiatan literasi kebudayaan. Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten, Banten dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggara Rapat Kerja Center of Excellence Budaya Se - Jawa yang melibatkan peserta dari luar Provinsi Banten yaitu diantaranya Perpustakaan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai koordinator, Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Timur, Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Tengah, Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Barat, Dinas dan lembaga terkait Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Perguruan Tinggi di Provinsi Banten.

    Melalui Undang - undang Nomor 43 Tahun 2007 dan PP Nomor 24 Tahun 2014 tentang Perpustakaan dan Pelaksanaannya Pemerintah dan Penyelenggara Perpustakaan harus mengelola dan melestarikan koleksi nasional dan kedaerahan.

    Secara istilah Center of Excellence adalah Pusat Keunggulan, Keunggulan disini adalah literatur/koleksi tentang kearifan lokal suatu budaya daerah yang menjadi sumber informasi bagi masyarakat dalam temu kembali informasi melalui koleksi perpustakaan. Center of Excellence Budaya Se - Jawa adalah upaya Perpustakaan Daerah yang berada di Pulau Jawa (Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten) dalam menghimpun koleksi unggulan budaya yang berada di daerah masing-masing supaya dapat dilestarikan dan dimanfaatkan oleh pemustaka atau masyarakat. Pembangunan Center of Excellence merupakan bagian dari Program Pembangunan Perpustakaan Digital Nasional yang digagas oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

    Dalam rapat kerja Center of Excellence yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Tengah tahun 2017 hasil kepakatan rekomendasi rapat kerja, Banten ditunjuk sebagai penyelenggara rapat kerja Center of Excellence pada tahun 2019. Dengan dasar rekomendasi tersebut akhirnya Rapat Kerja Center of Excellence Budaya Se - Jawa diselenggarakan di Banten.

    Rapat Kerja Center of Excellence Budaya Se -Jawa tahun 2019 diselenggarkan pada hari Selasa hingga kamis, tanggal 9 - 11 April 2019 di Hotel Le Dian, Kota Serang. Acara ini semula diagendakan akan dibuka oleh Gubernur Banten, DR. H. Wahidin Halim, M.Si namun karena padatnya agenda Gubernur pada hari itu akhirnya pembukaan diwakilkan oleh Assisten Daerah III, Bapak Syamsir. Dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten melaporkan penyelenggaraan kegiatan dari agenda dan materi yang akan disampaikan. Acara pembukaan dimeriahkan oleh tarian selamat datang dengan pertunjukan “Kuda Lumpang” yang merupakan kesenian budaya Banten dan diakhir acara pembukaan juga disajikan pertunjukan “Debus Banten” yang disaksikan oleh seluruh peserta pembukaan dan Rapat Kerja. Pertunjukan ini mendapat apresiasi luar biasa dari peserta khususnya peserta dari daerah di luar Provinsi Banten, karena pertunjukan keduanya merupakan ciri khas budaya Ke - Bantenan.

    Rapat Kerja Center of Excellence kali ini mengusung tema “Menggali Khazanah Budaya Lokal Ke - Bantenan melalui Pengembangan Center of Excellence. Diharapkan dengan mengusung tema tersebut peserta Rapat Center of Excellence dapat mengenal budaya Banten dari dekat serta dapat disebarluaskan segala informasi didalamnya bahwa setiap daerah memiliki keunggulan masing-masing yang sangat berpotensi.

    Kegiatan ini juga menyajikan materi - materi dari mulai kebijakan pengembangan Center of Excellence yang disampaikan oleh Narasumber dari Perpustakaan Nasional RI, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten, dan Koordinator Center of Excellence Se - Pulau Jawa hingga materi tentang Tradisi dan Budaya Lokal Ke - Bantenan yang disampaikan oleh Akademisi dan Budayawan, Bapak Prof. H. M. A. Tihami, MA.

    Pada hari kedua peserta disuguhkan materi pengenalan budaya dengan wisata museum Banten, wisata religi Kesultanan Banten dan wisata Budaya mengenal masyarakat dan adat istiadat di Baduy. Dengan tujuan peserta dapat memiliki wawasan lebih dalam tentang Banten.

    Dan di hari terakhir, adalah penyampaian materi kebijakan dari koordinator, diskusi rapat kerja 6 peserta Center of Excellence (Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten) serta penyampaian hasil rekomendasi hasil rapat kerja Center of Excellence Budaya Se - Jawa tahun 2019 di Banten. Dari hasil diskusi ini di hasilkan beberapa rekomendasi, diantaranya :

    1. Melanjutkan proses hasil rekomendasi Raker COE Tahun 2018 di Surabaya Jawa Timur yang belum ditindaklanjuti yaitu:
    1. Belum aktifnya keikutsertaan dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi DKI Jakarta dalam seluruh kegiatan COE Budaya Jawa. Sehingga perlu adanya koordinasi dan komunikasi dari Perpusnas RI dan 5 anggota COE se Jawa.
    2. Kabupaten/Kota se-Jawa diharapkan membuat unggulan berbasis muatan lokal guna mendukung COE melalui Perpustakaan Provinsi masing-masing.
    3. Penyelarasan konten antara Website COE yaitu dpad.jogjaprov.go.id  dengan pusakaindonesia.perpusnas.go.id
    4. Admin Website COE di BPAD DIY mempunyai tugas memperbaiki teknis website, seperti: bisa upload lampiran berupa pdf, image, audio dan, video. Sekaligus penguatan server website COE.
    1. Masing-masing Perpustakaan Provinsi mengadakan kegiatan apresiasi literasi kebudayaan dalam suatu kegiatan yang didalamnya juga menampilkan unggulan dan kekhasan konten local dari 6 anggota COE Budaya se-Jawa.
    2. Menegaskan kembali bahwa literasi unsur kebudayaan sangat penting untuk didokumentasikan dengan baik oleh Perpustakaan Provinsi dan Dinas terkait.
    3. Menggunakan nama program kegiatan menjadi “Center of Excellence Budaya se-Jawa” yang semula “Center of Excellence Budaya Jawa”.
    4. Koordinator COE perlu menyiapkan ruang khusus kesekretariatan COE.
    5. Mengagendakan studi banding ke koordinator COE lainnya se-Indonesia
    6. Mengadakan koordinasi khusus kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Arsip DKI Jakarta, membahas peran dalam kegiatan COE.
    7. Memperbarui SK Person in Charge (PIC) COE
    8. Membuat website khusus COE yang berdiri sendiri dan tidak tergabung dengan Web DPAD DIY
    9. Setiap Dinas Perpustakan Provinsi mengadakan kegiatan telaah pustaka budaya sesuai dengan local konten masing-masing.
    10. Perpusnas diharapkan segera mengadakan Rakor dengan seluruh Provinsi se Indonesia dengan agenda pembahasan COE, untuk itu sangat diperlukan koordinasi dan komunikasi yang baik agar agenda tersebut berjalan dengan lancar
    11. Perpusnas RI perlu memberikan perhatian kepada COE Budaya se-Indonesia berupa penguatan website / server.
    12. Perpusnas memberikan penghargaan kepada COE teraktif se-Indonesia
    13. Mengadakan sosialisasi tentang COE Budaya se-Jawa kepada masyarakat bekerjasama dengan instansi terkait dan stakeholder.
    14. Raker COE Budaya se-Jawa Tahun 2020 dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Barat.
    15. Raker COE Budaya se-Jawa Tahun 2021 akan dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip DKI Jakarta atau DPAD DIY.
    16. Menyampaikan hasil rekomendasi ini kepada Kepala Daerah, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan Instansi terkait untuk menjadi dasar pengusulan anggaran yang berkaitan dengan kegiatan literasi budaya.

     

    Melalui penyelenggaraan rapat Center of Excellence Budaya Se - Jawa ini diharapkan segala koordinasi dan komunikasi terkait muatan budaya lokal Center of Excellence tetap terjalin dan Center of Excellence Budaya se – Jawa dapat semakin berkembang. (kahfi)


    Twitter


    perpusda_banten

    Facebook


    Tentang Kami


    Statistik Kunjungan