Siswa SMAN 1 Cihara Kunjungi Perpusda Banten, Perkuat Literasi dan Numerasi

Sumber Gambar : DPK Provinsi Banten

Serang -  Sebanyak 41 siswa kelas XI SMAN 1 Cihara melakukan kunjungan edukatif ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten dalam rangka penguatan literasi dan numerasi, Jumat (8/5/2026). Kunjungan tersebut didampingi enam guru dari jurusan IPA dan IPS. Meski tengah menerapkan sistem work from home (WFH), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Banten tetap aktif memberikan pelayanan kepada para pelajar yang datang untuk belajar sekaligus memperkenalkan fasilitas yang ada di perpustakaan daerah.

Ridwan, Guru SMAN 1 Cihara, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan budaya literasi serta kemampuan numerasi siswa.

“Melalui kunjungan ini, kami ingin siswa mendapatkan pengalaman belajar secara langsung serta memanfaatkan fasilitas perpustakaan untuk menunjang pengetahuan dan wawasan mereka,” ujar Ridwan.

Dalam kegiatan tersebut, pustakawan DPK Banten, Sigit, memberikan penjelasan mengenai berbagai fasilitas yang tersedia di lingkungan perpustakaan. Fasilitas itu meliputi ruang baca, ruang internet, ruang sirkulasi, ruang teater, hingga berbagai sarana pendukung pembelajaran lainnya yang dapat dimanfaatkan siswa dan masyarakat umum secara gratis.

Sigit juga mendorong para siswa untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai sarana belajar apabila melanjutkan pendidikan tinggi di Kota Serang.

“Gunakan perpustakaan ini apabila adik-adik nantinya melanjutkan kuliah di Serang, baik di Untirta, Universitas Terbuka (UT), Unpam, maupun perguruan tinggi lainnya. Perpustakaan ini terbuka untuk menunjang kebutuhan belajar dan menambah wawasan,” kata Sigit.

Menurut dia, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat baca sekaligus memperkuat kemampuan literasi dan numerasi pelajar di tengah perkembangan era digital.

Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka aktif menyimak penjelasan mengenai layanan perpustakaan serta pentingnya membangun budaya membaca sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

Melalui kunjungan edukatif itu, sekolah berharap semangat belajar siswa semakin meningkat dan budaya literasi dapat tumbuh tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di tengah masyarakat.

 


Share this Post