Ratusan Siswa SMKN 1 Pandeglang Gali Pengetahuan Perpustakaan dan Kearsipan

Sumber Gambar : DPK Provinsi Banten

Serang - Sebanyak 106 siswa kelas XI Manajemen Perkantoran SMKN 1 Pandeglang didampingi 8 guru mengunjungi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Banten. Kunjungan edukatif ini merupakan bagian dari pembelajaran elemen kearsipan sekaligus upaya memperluas wawasan siswa mengenai pengelolaan perpustakaan dan arsip secara langsung.

Kedatangan rombongan disambut Pustakawan DPK Provinsi Banten, Sigit Wardoyo. Dalam pemaparannya, ia memperkenalkan berbagai layanan perpustakaan, mulai dari tata tertib, prosedur pembuatan kartu anggota, fasilitas, hingga mekanisme peminjaman dan penggunaan koleksi.

Tidak hanya mengenalkan layanan, Sigit Wardoyo juga memaparkan sejumlah program literasi yang diselenggarakan DPK Provinsi Banten, di antaranya bedah buku, sharing knowledge, kelas pemustaka, serta kesempatan bagi pelajar untuk mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Melalui kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya mendapatkan materi pembelajaran secara teoritis, tetapi juga berkesempatan mengenal lebih dekat berbagai layanan, fasilitas, serta aktivitas yang berlangsung di lingkungan DPK Provinsi Banten.

Setelah mengenal layanan perpustakaan, kegiatan dilanjutkan dengan materi manajemen kearsipan yang disampaikan oleh Arsiparis DPK Provinsi Banten, Hj. Ida Nuryati dan H. Asep Nur Eka. Dalam sesi tersebut, siswa mendapatkan pengenalan mengenai arsip statis, termasuk pentingnya arsip sebagai sumber informasi, bukti sejarah, dan memori kolektif yang perlu dijaga kelestariannya.

Kepala Perpustakaan SMKN 1 Pandeglang, Antun, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran literasi dan elemen kearsipan bagi siswa kelas XI Manajemen Perkantoran.

“Melalui kunjungan ini, kami berharap para siswa mendapatkan pengalaman dan pengetahuan secara langsung mengenai layanan perpustakaan serta pengelolaan kearsipan. Dengan demikian, mereka tidak hanya memahami materi secara teori di sekolah, tetapi juga dapat melihat bagaimana praktik pengelolaan perpustakaan dan arsip diterapkan di lingkungan instansi,” ujar Antun.

Antusiasme juga dirasakan para siswa. Salah seorang peserta, Fahmi, mengaku senang mengikuti kunjungan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman baru karena dapat mengenal lebih dekat layanan perpustakaan sekaligus memperoleh pengetahuan mengenai kearsipan.

Selain menerima kunjungan dari SMKN 1 Pandeglang, pada hari yang sama DPK Provinsi Banten juga menyambut 15 anak dari TK Alfarizy Kota Serang. Berbeda dengan rombongan pelajar SMK, anak-anak usia dini tersebut mengikuti kegiatan membaca dan pemutaran film edukatif.

Kegiatan itu menjadi salah satu upaya mengenalkan perpustakaan sejak dini sekaligus menumbuhkan minat baca melalui pendekatan yang menyenangkan dan sesuai dengan usia anak.

Rangkaian kunjungan dari berbagai jenjang pendidikan tersebut memperlihatkan bahwa perpustakaan memiliki peran lebih luas dari sekadar tempat membaca dan meminjam buku. Perpustakaan juga dapat menjadi ruang pembelajaran, pengembangan pengetahuan, serta pengenalan nilai-nilai literasi dan kearsipan bagi masyarakat.

Melalui layanan edukatif yang menjangkau berbagai kelompok usia, DPK Provinsi Banten terus mendorong tumbuhnya budaya literasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan dan pelestarian arsip sebagai bagian dari warisan informasi dan sejarah.


Share this Post