PERPUSTAKAAN SEBAGAI RUANG PEMBELAJARAN UNTUK MEMBANGUN KETERAMPILAN LITERASI INFORMASI SISWA

Sumber Gambar : DPK Provinsi Banten

Serang -  Sebanyak 135 siswa kelas XI SMKN 1 Kramatwatu, Kabupaten Serang, mengunjungi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten, Selasa (1/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah memperkuat budaya literasi sekaligus mengenalkan siswa pada perpustakaan sebagai salah satu sumber belajar dan informasi.

Para siswa didampingi enam guru pendamping. Mereka berasal dari empat kelas dari kompetensi keahlian otomotif dan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB). Kegiatan kunjungan dilaksanakan selama dua hari. Sebanyak 135 siswa lainnya dijadwalkan mengikuti kegiatan pada hari berikutnya, sehingga total peserta mencapai 270 siswa.

Kedatangan rombongan disambut pustakawan Perpusda Banten, Sigit. Dalam kesempatan tersebut, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai tata tertib perpustakaan serta berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan oleh para siswa.

Sigit juga memperkenalkan layanan Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (KCKR) kepada para siswa. Layanan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pelestarian dan pendokumentasian karya cetak dan karya rekam.

Selain itu, siswa diperkenalkan dengan layanan pinjam pakai koleksi. Melalui layanan tersebut, perpustakaan provins banten menyediakan koleksi hingga 100 eksemplar per judul, yang dapat dipinjam oleh perpustakaan sekolah maupun perpustakaan lainya.

Kepala Perpustakaan SMKN 1 Kramatwatu, Rima, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pemantapan literasi di kalangan siswa.

Menurut dia, kegiatan kunjungan ke perpustakaan daerah diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat dikembangkan menjadi agenda tahunan sekolah.

“Ini baru pertama kali kami berkunjung ke Perpusda Banten,” kata Rima.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan pengalaman sekaligus wawasan baru bagi siswa mengenai pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar.

Tidak hanya pengenalan layanan, para siswa juga mendapatkan bimbingan teknis mengenai cara menemukan dan menggunakan sumber referensi.

Pustakawan Madya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten, Iman Sukwana, memberikan bimbingan kepada siswa mengenai cara mencari referensi untuk kebutuhan penyusunan laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Iman menjelaskan, siswa dapat memanfaatkan berbagai sumber dalam menyusun laporan, mulai dari koleksi buku yang tersedia di perpustakaan, buku elektronik atau e-book, jurnal elektronik, hingga sumber informasi dari internet.

Ia juga mengingatkan pentingnya membaca bagi pengembangan kemampuan siswa. Selain menambah pengetahuan, membaca dapat memperkaya perbendaharaan kata sekaligus mengasah kemampuan berpikir.

Dalam sesi tersebut, Iman turut mengenalkan sistem klasifikasi Dewey Decimal Classification (DDC). Sistem klasifikasi tersebut membantu pemustaka menemukan buku berdasarkan bidang atau subjek tertentu sehingga pencarian koleksi menjadi lebih mudah dan terarah.

Bagi sebagian siswa, kunjungan tersebut menjadi pengalaman baru. Salah seorang siswa, Dewi, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Kunjungan ke Perpusda Banten juga menjadi pengalaman pertamanya datang ke perpustakaan daerah.

Kunjungan siswa SMKN 1 Kramatwatu memperlihatkan bahwa perpustakaan dapat berperan lebih luas sebagai ruang pembelajaran. Tidak hanya menyediakan bahan bacaan, perpustakaan juga membantu siswa mengenal cara menemukan sumber informasi yang relevan, menggunakan referensi secara tepat, serta membangun kebiasaan membaca yang mendukung kegiatan akademik.


Share this Post